the third dawn in a far day

Category: perjalanan hidup

Gagal Move On?

Pergerakan dan perpindahan. Dua kata yang erat hubungannya dengan hidup dan kehidupan manusia. Di pelajaran IPA waktu SD juga disebutin kalau salah satu ciri makhluk hidup itu bergerak. Bergerak ke sesuatu yang ia tuju. Berpindah ke hal-hal yang ia inginkan. Kata Raditya Dika sih, perpindahan juga menyiratkan suatu pendewasaan, ketika seseorang menjadi lebih dewasa dari masa sebelumnya. Contohnya aja kayak kita pindah sekolah dari SD ke SMP ataupun dari SMP ke SMA.

Sebagai manusia normal, aku juga mengalaminya. Pindah dari suatu kondisi ke kondisi lain, yang kemudian mau nggak mau memaksa kita untuk adaptasi dengan hal-hal baru yang kita temuin. Kalau kata anak-anak sekarang sih, move on. Move on lho ya, bukan melupakan masa lalu. Karena menurutku, ibarat naik motor, spion tetap dibutuhin untuk sesekali melihat ke belakang, introspeksi diri, bukan untuk dilihat terus-terusan karena jelas bisa bikin kita celaka.

Dari sekian banyak kondisi perpindahan yang aku alami, kenangan tentang Smala dan Unicorn adalah 2 hal yang susah banget diajak move on. Entah karena aku yang belum menemukan ‘hal-hal hebat’ di lingkunganku sekarang, atau emang sekolah dan teman-temanku itu yang unyunya kebangetan. Gimana engga, aku hidup sama mereka 3 tahun. Tiap hari ketemu mereka. Merasakan masing-masing tubuh mereka ada di sekelilingku. Suara, teriakan, dan tawa mereka selalu memenuhi hawa ruang kelasku. Dan tiba-tiba harus hilang. Pisah satu-satu.

Tetap berada di kota ini sementara teman lain banyak merantau juga mempengaruhi ke-gagal-move-on-an ini. Gimana engga, di beberapa sudut tempat di Surabaya ikut jadi saksi bisu kami. Waktu lewat Darmo, langsung keinget rumah Rani dengan segala kebrutalan kami. Lihat Rumah Sakit Darmo, inget waktu Rani sakit dan anak-anak jenguk yang justru kami malah bikin gaduh. Waktu lewat Bendul Merisi, inget rumah Ndoweh tempat ngerjain drama bahasa inggris, juga keinget tempat latihan cheernya adek gen. Waktu lihat Grancy, keinget hari terakhir unas. Waktu lewat stasiun pasar turi, inget pas bareng-bareng nganter Vivin berkelana. Lewat Rumah Sakit Dr. Ramelan, inget waktu jengukin Akbar. Kalau lihat Bunderan Waru, inget foto kelas ke rumah Vesti yang penuh rintangan itu. Tiap lewat Taman Bungkul, selalu menoleh lihat mantan rumah Odit tempat latihan cheer kami. Dan masih banyak lagi yang ngetiknya aja bikin capek.

Kenangan-kenangan ini berjajar di sepanjang koridor otakku, berbaris rapi. Mereka akan selalu terkenang setidaknya di hatiku sendiri. Kalau kata orang, masa SMA adalah masa yang indah. Kalau kataku, masa SMA itu benar-benar indah. Kalau tadi aku bilang, seharusnya spion itu hanya sesekali dilihat, tapi kalau spion yang ini, entah kenapa selalu menarik untuk dilihat.

Ah, jadi rindu….

18

image

image

image

image

How cuteeee ><
Beserta ini

Terima kasih, Smala

Hari ini sudah hari terakhir masa orientasi siswa baru tahun 2011, membuatku tersadar bahwa aku benar-benar sudah lulus SMA. Aku sudah bukan lagi siswa. Aku sudah nggak sekolah. Penggantiku sudah datang. Dan sekarang, aku sudah jadi alumni Smala, anggota Ikasmanca.

Tiga tahun lalu aku datang dengan sebuah kebanggaan. Melewati gerbangnya. Membaca spanduknya. Selamat Datang Generasi berkualitas, Calon Pemimpin Bangsa. Aku terkesan dengan mbak-masnya. Aku terkesan dengan apa yang mereka sampaikan. Aku terkesan dengan suasananya.

Setelah tiga tahun pun aku masih terkesan. Akankah aku akan bertemu lagi dengan orang-orang hebat seperti mereka nanti? Akankah mereka akan tetap hebat? Akankah semuanya tetap sama? Ah, setiap orang akan berkembang. Semua pilihan ada di tangan. Jadi baik atau tidak.

Setidaknya yang aku tau, banyak orang berubah menjadi lebih baik di sini. Mungkin juga aku. Terima kasih, Smala, telah menjadi episode yang indah dalam film kehidupanku. Terima kasih, Allah, telah menakdirkanku untuk mengecap pendidikan di sini, di SMA Negeri 5 Surabaya.

Terima kasih, Bapak Ibu guru dan karyawan. Doakan dan izinkan kami berjuang membanggakanmu. Selamat jalan, kawan-kawan seangkatan. Biarkan aku melihatmu sebagai seorang yang sukses beberapa tahun lagi, saat Allah mempertemukan kita kembali.

 

“Akan selalu ada suatu keadaan, kenangan, dan orang-orang tertentu yang pernah singgah dan meninggalkan jejak langkah di hati kita dan kita pun tidak akan pernah sama lagi seperti kita yang sebelumnya. Merekalah yang telah mengubah kita menjadi manusia sesungguhnya, bukan cuma seonggok daging yang bisa berbicara, berjalan, dan punya nama.” -5cm

amazing facts of mine

Since your birth 6158 days ago,
Your heart has beat more than 638461440 times.
Your heart has pumped more than 46616060 litres or 12316000 gallons of blood.
Your kidneys have filtered more than 1046860 litres or 277110 gallons of blood.
You have breathed more than 133012800 times.
You have inhaled more than 64098622 litres or 67738000 quarts of air.
Your breathing has generated more than 5542.2 kg or 12218.25 pounds of Carbon dioxide.
You have blinked more than 82763520 times.
Your mouth has produced more than 5850.1 litres or 1539.5 gallons of saliva.
Your body has shed more than 11453.88 grams or 25.25 pounds of skin.
You have lost more than 615800 strands of hair.
If you hadn’t taken single haircut, your hair would be more than 101.83 inches long today.
If you hadn’t cut your fingernails a single time, they would be more than 20.3214 inches long today.
If you hadn’t cut your toenails a single time, they would be more than 11.7002 inches long today.

ah, saya merindukannya

gedung tinggi itu tak begitu lebar. ya, tidak selebar tempat-tempat lain semacamnya. mungkin itulah mengapa gedung itu dibangun meninggi, seiring dengan penduduknya yang semakin tumbuh dari hari ke hari.

dindingnya dicat hijau. hampir di seluruh permukaan. kecuali atapnya memang. entah kenapa warnanya hijau. kenapa nggak kuning aja ya biar terang dan semangat? hmm entahlah kenapa. yang jelas, hijau itu meneduhkan. menyejukkan.

tiap pagi anak-anak berdatangan. berjalan melewati pagar. kadang setengah berlari, takut terlambat. maklum, sekali telat bisa jadi tukang sapu dadakan. di pagar dalam jangan lupa bersalaman. jangan lupa keluarkan plastik bernomor dan kalungkan di lehermu secepatnya. atau nasibmu akan sama, jadi tukang sapu dadakan.

selanjutnya, mungkin sama saja dengan tempat lainnya. membaca, menulis, berbicara, mendengarkan, dan istirahat. bisa ke kantin basah atau kantin kering. lho kok basah? ah, itu hanya sebutan. kantin basah menjual makanan berat yang mengenyangkan. kalau yang kering jualannya ya makanan kering, snack, juga minuman botol. ramai nggak? ya jelas. tempatnya nggak besar. padahal jumlah orangnya ribuan. kalau lapar, sabar antre, ya..

bau AC di laboratorium komputer, tangga menyilang di depan ruang guru, balkonnya, tinta spidol di ruang Tata Usaha, permen Sugus di wartelnya, semuanya, kenangan yang takkan tergantikan..

ah, saya benar-benar merindukannya, gedungnya, guru dan karyawannya, teman-teman seperjuangan…
di sana…
di SMPN 1 SURABAYA…

bocah ini nih

iya, bocah ini nih yang menyita hidupku akhir-akhir ini, hehe. bukan hidup sih, mungkin hanya beberapa persen, tapi cukup berpengaruh. dia ini yang bikin aku betah njagain dia smpe jam 2 malem. haha, cuma smpe jam 2 malem, karna setelah itu aku pasti udah nggak kuat melek -.-

ganteng lho (menurutku). bukan narsis. mungkin itu yang namanya sayang. sejak dia ada, aku yang selalu sama dia. bahkan, jadi menomorduakan belajar untuk UAS karena njagain dia. untungnya, Allah sayang sama aku dan remidiku nggak nambah. :)

karena dia juga, aku ngrasa, hmm, sedikit lebih dewasa. kecelakaan pun ga bikin aku menye. kemana-mana berusaha sendiri. hmm, iyaa, semua karena bocah ini nih. hehe.

penasaran? ini fotonya.

Nandefa Setya Aji :)

Nandefa Setya Aji

ganteng kan? :p

Kenangan 2 Hati

haha judulnya unyu bgt yaaa, tapi judul itu cukup mewakili kisahnya Pak BJ. Habibie sama almh. Bu Ainun Habibie. mungkin kita agak telat ya tau gimana hubungan mereka yang romantiss abiiiissss smpe tua jadi kakek-nenek dan akhirnya terpisahkan oleh maut. ah, kereeen.

waktu itu sempet liat infotainment yang mengulas kisah hidup beliau berdua, aaahhh iriiiii. ajudannya ada yang komentar gini,

“Bapak sama Ibu itu terlihat sehati sekali. coba lihat saja di foto-fotonya, hampir selalu langkah kakinya seirama. mungkin itu nggak terlalu mencolok, tapi terlihat begitu mendalam. terlihat bahwa mereka begitu sehati.”

\beberapa hari yang lalu juga aku ngobrol sama Ayu, cerita-cerita tentang Pak Habibie sama Bu Ainun. Ayu bilang Pak Habibie mengeluarkan quote-quote yang so sweet bgt. contohnya:

“Saya sangat mencintai dia, tapi Allah lebih mencintainya. Maka aku relakan dia pergi.”

dan ini nih yang paling mengharukan. aku baru nemu di note fbnya mbak Feny di account Feny Puspa II, kalo mau liat ada di sini

kayak gini isinya:

Ainun Habibie, sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu
karena aku tau bahwa semua yg ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematian adalah sesuatu yg pasti

dan kali ini, giliranmu untuk pergi, aku sangat tau itu
tapi yg membuatku tersentak hebat adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang

sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku nelangsa setengah mati
hatiku seperti tidak lagi pada tempatnya
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi

kau tau sayang, rasanya seperti angin yg tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang
pada airmata yg jatuh ini, aku selipkan salam perpisahan yg panjang
pada kesetiaan yg telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada

aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini

mereka mengira akulah kekasih yg terbaik bagimu sayang, tanpa mereka sadari bahwa kaulah yg menjadikan aku kekasih yg baik

mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia

kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini

selamat jalan, kau dari-Nya dan kembali pada-Nya, kau dulu tiada untukku dan sekarang kembali tiada

selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku
selamat jalan, calon bidadari surgaku

-Habibie-

aaaaahhh, merinding deh bacanya :’)

yep, bagi wanita-wanita, gini nih contoh pria yang baik untuk dijadikan suami. baik, sabar, dan SETIA, meskipun hingga akhir hayat.

S2EC 2K10

Babak penyisihan: 17-18 April 2010
Babak final: 24 April 2010
Tempat: SMA Negeri 5 Surabaya Jl. Kusuma Bangsa 21 Surabaya

Terbuka bagi pelajar SMP se-Jawa Timur.
Tiap sekolah boleh mengirim lebih dari 1 tim dimana 1 tim terdiri atas 2 siswa.

Bidang studi yang dilombakan:
- MAT-FIS
- IPU-BI
- ENGLISH

Pendaftaran on the spot
15 Maret – 9 April 2010
Tempat: SMA Negeri 5 Surabaya Jl. Kusuma Bangsa 21 Surabaya
Senin-Jumat: 14.00-16.00 WIB
Sabtu: 08.00-12.00 WIB
Biaya pendaftaran: Rp 60.000/tim
Syarat pendataran: pas foto 3×4 & fotokopi kartu pelajar / surat rekomendasi dari sekolah

CP:
Safana 085645383393
Sovi 085730277573

info selengkapnya klik www.s2ec.co.cc

:)

Heyyaaa :)

lama-lama kasian juga sama blog ini, nggak diurus sama sekali. udah memasuki kelas sebelas semester dua nih -_____-”

yep. sebulan lalu semester 2 dimulai. dijalani dengan keadaan bener-bener down. rapot jelek. amanah tambah berat. fisik yang nggak stabil.  tapi harus tetep smangat :D

emang kerasa sih kalo aku tambah bodoh dari hari ke hari. sebenernya udah rencana mau les. ikutan LBB atau privat. tapi nggak ngerti knapa kok susah bgt terealisasikannya. bingung juga ngatur jadwalnya. fyi, skarang aku jadi korbid acara S2EC dan sekretaris 1 Greenish. tiap hari pulang skolah jam 5 sore. ngapain aja tuh di skolah? ya ngurusin yang gitu-gitu tuh. belum lagi beberapa hari yang lalu, aku terlibat percakapan waktu ibuk njemput sore-sore gitu

ibuk : “dek, kegiatanmu yang kayak gini-gini kapan slesenya?”

aku : “errr, ga tau. knapa tho?”

ibuk : “kegiatanmu itu ga jelas. harus bisa ngontrol dek. awas ya kalo kelas 12 masih ikut gini-ginian!”

ohhh myyyy..

padahal udah ada “sesuatu” laen yang kayaknya udah nunggu nih -____-”

tau deh, niatku sih nyelesaiin amanah-amanah yang udah ada sama mbenerin skolah dulu. kalo nilaiku udah beneran stabil, baru deh trima yang laen-laen. maaf yaaa :p (berasa orang penting haha)

P_9ASUS on VACATION ~ edited

Memang nggak ada habisnya membahas tentang keluarga kedua saya, P_9ASUS.

Waktu hari-hari UNAS SMA, pasti jadi hari yang sangat menegangkan buat mbak-mas yang udah kelas XII, tapi jadi sangat menyenangkan buat kelas X & XI yang bisa libur SEMINGGU FULL ^^v

Ceritanya…
Kami, para anggota P_9ASUS merencanakan liburan ke Kota Batu, Malang. Dan spontan aja pas ditanya sama Renno, “Kalian mau liburan brapa hari?” Dengan sangat pedenya saya teriak dari belakang, “3 hari 2 malem!” Si Mbik sempet kaget denger saya ngomong gitu. Kenapa dia kaget? Karena dia pikir saya anak kecil yang pasti nggak dibolehin orang tua pergi lama-lama (kamu salah Mbik! :p). Dan atas usulan saya itu, anak-anak setuju.

Tibalah saatnya kami berangkat ke sana. Ngumpul dulu di rumah Rani jam 8. Tapi akhirnya berangkat jam 9 gara-gara nungguin Vesti sama Akbar yang lamaaaaaa bgt.
Di bus kehebohan dimulai, gara-gara pak sopirnya muter CD MP3 yang isinya KangenBand, ST12, Wali, dan semacamnya.. Vesti langsung teriak-teriak. Seperti kita tau, dia geli bgt denger lagunya ST12, hehe. Sekedar info, lagu yang lumayan cuma D’Masiv :D

Sampai Malang, kami nggak langsung ke villa. Mampir dulu ke Pasar Songgoriti buat beli berkilo-kilo jagung & mentega, plus foto-foto tentunya, hehe.
Abis gitu langsung melucur ke villa.

Villanya enaaaaaak bgt. Lengkap. Letaknya di depan Hotel Purnama. Viewnya, udaranya subhanallah enak bgt.Villa ini punya 2 lantai. 2 kamar besar di lantai bawah buat yang cowok. 3 kamar sedang di lantai atas buat yang cewek. Setiap kamar punya kamar mandi dan 2 tempat tidur. Di halaman belakang ada kolam renang dan semacam joglo kecil di sebelahnya. Pada intinya, villa ini bikin betah. :)

Sore hari, pas kami ngerasa mulai kedinginan sampai pada bikin teh anget buat menghangatkan badan. Eh, tidak diduga Mbik njebur kolam yang airnya dingin banget itu. Tante sempet bilang, “Bukan Mbik namanya kalau nggak kontroversial” :p

Habis gitu kami nonton film “Wanted”. Filmnya aneh banget sebenernya. Awalnya saya kira keren, film action gitu. Tapi ternyata aneh, pelurunya bisa belok-belok. Sangat tidak masuk akal, haha. Tapi nggak papa lah. Lumayan.
Malam itu rencananya kami mau ke BNS (Batu Night Spectaculer,red.). Tapi karena hujan gerimis romantis yang nggak abis-abis itu, kami pun memutar rundown. Malam itu dipakai bakar-bakar jagung. Abis makan malam dan sholat Isya’, kami turun ke kolam bawah. Di joglo kecil yang dihiasi lampu-lampu bola itu kami bakar-bakar jagung sambil gitaran dan nyanyi-nyanyi. Sambil foto-foto juga pastinya ^^

Sekitar jam setengah 11 saya dan Rani masuk ke kamar. Dengerin lagunya Vidi Aldiano-Cinta Jangan Kau Pergi. Mungkin karena saking menghayatinya kami langsung ketiduran dengan music player hape yang masih nyala, hehe. Saya nggak tau anak-anak yang lain ngapain malam itu. Katanya sih ada yang foto-foto di tengah jalan. Ada juga yang beli nasi goreng.

Besoknya, pagi-pagi abis sholat shubuh, Mbik njebur LAGI ke kolam yang dinginnya nggak karuan itu, dan akhirnya disusul cowok-cowok yang laen. Wuw. Yang cewek-cewek pada nyiapin makanan di dapur. Ada yang nonton TV. Ada juga yang pada mandi, siap-siap ke Jatim Park.

Jam 9 kami meluncur ke Jatim Park. Beli tiket dan masuk. Dalam perjalanan ke arena permainan, kami harus lewat ruang biologi, fisika, dkk. Di situ kami foto-foto sampai memblokade jalan, hehe.
Okee, waktunya maen. Anak-anak pada naek Tornado yang sangat memacu jantung dan adrenalin. Tapi jujur saya akui, saya nggak berani. Jantung saya nggak kuat. Takut kalo tiba-tiba pingsan, hehe.
Akhirnya saya cuma masuk ke tempat-tempat yang sifatnya berpetualang. hoho.

Jam 4, waktunya pulang. Tapi Novita, saya, Vivin, Gerda, Papi, Odit, Akbar, nyangkut di Bird Park gara-gara makanan kita nggak dateng-dateng. Wuw. Apalagi aku kalo makan lamaaaaa bgt. Ya sudaaahh. Anak-anak menunggu. Maaf ya kawan.. Udah gitu pas turun, mau keluar, tante minta tolong ke mushola dulu buat ngambil jaketnya yang ketinggalan. Akhirnya kami nyantol lagi.. Nungguin yang ikhwan-ikhwan itu sholat..
Kembali ke bus.. Takut anak-anak marah. Tapi ternyata nggak — Alhamdulillah :)

Abis gitu kita ke BNS.. Wah ternyata keren bgt.. Viewnya subhanallah. Lampu-lampunya indah bgt. Permainannya juga nggak kalah seru..
Saya sama temen-temen yang cewek-cewek pada naek “Kursi Terbang”. Ada yang tau? Pokoknya semacam kursi yang digantung trus di puter-puter. Tinggi bgt. hehe.
Trus ke foodcourt, makan.. Tempat foodcourtnya enak. — Thanks to Bapak Operatornya yang muter lagu-lagu jazz. ^^v

Abis makan maen lagi. Masuk 4D Cinema. Keren bgt, hehe. Suara saya habis, teriak-teriak di tempat itu.. Abis gitu naek speda angin berdua sama Andini.. Enak adem. Bisa liat BNS dari atas..
Terus balik ke foodcourt, liat pertunjukan air sama lampu-lampu. Tapi sayang, lagu yang diputar — Kucing Garong. Wew..

Jam 9 malem kami balik ke villa. Nonton film Trans TV sampai malem. Bersih-bersih dapur sama ruang tengah. Nyapu ngepel. Trus ngobrol sama Tante, Vivin, Novita di kamar ngributin masalah lemari, kasur, dan gorden.. Buat mami, maaf mengganggu tidurmu waktu itu. hahaha. Jam 1 malem saya tidur di sbelah tante, hehe.

Bangun jam 5 pagi, membangunkan anak-anak sevilla buat sholat Shubuh. Pagi itu jauh lebih dingin dari sbelumnya. Semua anak jadi males mandi. Anak-anak pada maen uno toletan bedak basah dan maen blackjack toletan arang bekas bakar jagung. Hahaha.

Beberapa yang cewek-cewek termasuk saya masak di belakang. Masak cap cay + telur dadar. Enaaaaak. Trus mandi, sarapan, siap-siap pulang..

Di jalan mampir dulu ke Bakpo Telo, beli oleh-oleh, Sholat Dhuhur, trus ditraktir tante makan pangsit mie telo.. Enak sih, tapi karena warnanya yang ungu saya jadi nggak nafsu. Akhirnya mie saya dimakan Mbik dan setelah itu Mbik mengaku kepada saya, “Cha, aku ngelu. Sawangane aku mendhem telo iki” = (“Cha, aku pusing. Kayaknya aku mabuk telo ini”). Hahaha. Baru tahu saya ada mabuk bernama mabuk telo. But anyway, makasi tante traktirannya :)

Melanjutkan perjalanan ke Surabaya, banyak yang kecapekan dan tidur. Saya nggak bisa tidur gara-gara Firda, Vesti, Renno ribut-ribut di sekitar saya. Mereka maenan gelembung trus ditiup ke anak-anak yang lagi tidur. Haha. — Ya Allah, ampunilah mereka :)

Sampai rumah Rani lagi, nunggu jemputan.. Ketawa-ketiwi bareng anak-anak yang belum dijemput. Akhirnya ibuk datang bawa motor. Menjemput saya. Dan saya sampai rumah lagi.. Alhamdulillah

Jujur, saya sangat mencintai setiap detik bersama kalian.
Thanks for the beautiful memories, kawan… :)

>.<

Lihat juga cerita lainnya dari Afina Ray di sini :)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 491 other followers