the third dawn in a far day

Category: mereka

Kafe Nisa Seru~

Di suatu waktu di hari Jumat…

“Ketika kalian sudah tidak sanggup menahan nafsu dan tidak bisa menempatkan cinta sesuai syariatNya, maka segera menikahlah. Allah sudah menunjukkan jalan yang paling benar. Tapi ketika kalian belum siap, Allah memerintahkan apa?”
“Berpuasalah!”
Kemudian ada yang berbisik, “Eh berarti kalau aku lagi puasa sunnah, ada yang tanya aku puasa sunnah apa, bisa aku jawab, ‘lagi puasa menahan nikah’

Kedua,
Ada yang bertanya, “Dok, bagaimana sih cara kita mempersiapkan pernikahan?”
“Kalian hadir di pengajian-pengajian kayak gini juga sudah termasuk mempersiapkan pernikahan untuk akhirnya bisa jadi istri dan ibu yang sholihah.”
Bisikan kembali, “Jadi kalo ntar kita keluar terus ada yang tanya ‘habis dari mana?’ jawab aja ‘habis mempersiapkan pernikahan’

Haha LOL!

Tetap Bersyukurlah

Hi. Being long time not writing something here. Anatomy & 2nd semester are so……… *isi sendiri*

Sekarang udah masuk anatomi paket 3, histologi paket 2, dan modul PBL pun udah masuk modul ketiga semester ini. Itu tandanya……liburan semakin dekat! #epicfail

Beberapa hari lalu hasil ujian anatomi paket 2 sudah diumumkan. Hasilnya, ada yang lulus, ada yang sunnah mengulang, dan ada yang tetap wajib mengulang. Dan aku masih pada posisi yang sama seperti hasil ujian paket 1. Sunnah mengulang.

Sedih? Iya. Down? Iya pada awalnya. Tapi sekarang saya cukup mensyukuri hal itu. Kenapa? Ini alasannya.

Pagi ini setelah sholat shubuh, ku dengar sayup-sayup suara Mamah Dedeh dari balik kamar. Kalimatnya kurang lebih seperti ini,

“Ketika anda mengalami musibah, lihatlah orang yang mendapat musibah lebih berat dari anda. Dengan begitu membuat anda tidak terlalu terpuruk atas keadaan yang terjadi.”

Rasanya tidak adil jika ada mahasiswa yang sudah lulus tapi masih mengeluhkan ketakutannya untuk tidak mendapat nilai A. Bersyukurlah. Kamu sudah lulus dibandingkan dengan temanmu yang masih harus mengulang.

Rasanya juga tidak adil jika ada mahasiswa yang hanya sunnah mengulang sekali untuk terpuruk terlalu dalam. Bersyukurlah. Kamu tidak sunnah mengulang dua kali di.paket 1.

Untuk mahasiswa yang harus sunnah mengulang dua kali pun juga tak pantas untuk mengeluh. Bersyukurlah. Kamu tidak berpredikat wajib mengulang dalam ujianmu.

Dan untuk mahasiswa yang harus wajib mengulang, rasanya juga tak pantas jika mau mengeluh. Bersyukurlah. Kamu satu dari ratusan anak yang bisa diterima di FK dan kamu punya kesempatan untuk memperjuangkan mimpimu sebagai calon dokter. Apapun keadaannya, bagaimanapun sulitnya perjuanganmu. Tetap bersyukurlah. Karena masih ada ribuan pemuda di luar sana yang bermimpi menjadi dokter, tapi harus menutup impiannya rapat-rapat.

Apapun yang terjadi, tetap bersyukurlah.

Gagal Move On?

Pergerakan dan perpindahan. Dua kata yang erat hubungannya dengan hidup dan kehidupan manusia. Di pelajaran IPA waktu SD juga disebutin kalau salah satu ciri makhluk hidup itu bergerak. Bergerak ke sesuatu yang ia tuju. Berpindah ke hal-hal yang ia inginkan. Kata Raditya Dika sih, perpindahan juga menyiratkan suatu pendewasaan, ketika seseorang menjadi lebih dewasa dari masa sebelumnya. Contohnya aja kayak kita pindah sekolah dari SD ke SMP ataupun dari SMP ke SMA.

Sebagai manusia normal, aku juga mengalaminya. Pindah dari suatu kondisi ke kondisi lain, yang kemudian mau nggak mau memaksa kita untuk adaptasi dengan hal-hal baru yang kita temuin. Kalau kata anak-anak sekarang sih, move on. Move on lho ya, bukan melupakan masa lalu. Karena menurutku, ibarat naik motor, spion tetap dibutuhin untuk sesekali melihat ke belakang, introspeksi diri, bukan untuk dilihat terus-terusan karena jelas bisa bikin kita celaka.

Dari sekian banyak kondisi perpindahan yang aku alami, kenangan tentang Smala dan Unicorn adalah 2 hal yang susah banget diajak move on. Entah karena aku yang belum menemukan ‘hal-hal hebat’ di lingkunganku sekarang, atau emang sekolah dan teman-temanku itu yang unyunya kebangetan. Gimana engga, aku hidup sama mereka 3 tahun. Tiap hari ketemu mereka. Merasakan masing-masing tubuh mereka ada di sekelilingku. Suara, teriakan, dan tawa mereka selalu memenuhi hawa ruang kelasku. Dan tiba-tiba harus hilang. Pisah satu-satu.

Tetap berada di kota ini sementara teman lain banyak merantau juga mempengaruhi ke-gagal-move-on-an ini. Gimana engga, di beberapa sudut tempat di Surabaya ikut jadi saksi bisu kami. Waktu lewat Darmo, langsung keinget rumah Rani dengan segala kebrutalan kami. Lihat Rumah Sakit Darmo, inget waktu Rani sakit dan anak-anak jenguk yang justru kami malah bikin gaduh. Waktu lewat Bendul Merisi, inget rumah Ndoweh tempat ngerjain drama bahasa inggris, juga keinget tempat latihan cheernya adek gen. Waktu lihat Grancy, keinget hari terakhir unas. Waktu lewat stasiun pasar turi, inget pas bareng-bareng nganter Vivin berkelana. Lewat Rumah Sakit Dr. Ramelan, inget waktu jengukin Akbar. Kalau lihat Bunderan Waru, inget foto kelas ke rumah Vesti yang penuh rintangan itu. Tiap lewat Taman Bungkul, selalu menoleh lihat mantan rumah Odit tempat latihan cheer kami. Dan masih banyak lagi yang ngetiknya aja bikin capek.

Kenangan-kenangan ini berjajar di sepanjang koridor otakku, berbaris rapi. Mereka akan selalu terkenang setidaknya di hatiku sendiri. Kalau kata orang, masa SMA adalah masa yang indah. Kalau kataku, masa SMA itu benar-benar indah. Kalau tadi aku bilang, seharusnya spion itu hanya sesekali dilihat, tapi kalau spion yang ini, entah kenapa selalu menarik untuk dilihat.

Ah, jadi rindu….

See ya, Kuda-kudaku!

satu alasan kenapa kau kurekam dalam memori

satu cerita teringat di dalam hati

karena kau berharga dalam hidupku, teman


untuk satu pijakan menuju masa depan

saat duka bersama, tawa bersama

berpacu dalam prestasi hal yang biasa

satu persatu memori terekam

di dalam api semangat yang tak mudah padam


ku yakin kau pasti sama dengan diriku

pernah berharap agar waktu ini tak berlalu

kawan… kau tahu, kawan… kau tahu kan?

beri pupuk terbaik untuk bunga yang kau simpan

bergegaslah, kawan… tuk sambut masa depan…

tetap berpegang tangan dan saling berpelukan

berikan senyuman tuk sebuah perpisahan

kenanglah sahabat, kita untuk selamanya!

After 3×365 days, all I can say is THANK YOU. Thank’s for being a great part of my life. Thank’s for making my day beautiful. Thank’s for those incredible moments. Thank’s for everything.

I won’t say good bye to you. It’s just “See ya, Kuda-kudaku!”

P_9ASUS on VACATION ~ edited

Memang nggak ada habisnya membahas tentang keluarga kedua saya, P_9ASUS.

Waktu hari-hari UNAS SMA, pasti jadi hari yang sangat menegangkan buat mbak-mas yang udah kelas XII, tapi jadi sangat menyenangkan buat kelas X & XI yang bisa libur SEMINGGU FULL ^^v

Ceritanya…
Kami, para anggota P_9ASUS merencanakan liburan ke Kota Batu, Malang. Dan spontan aja pas ditanya sama Renno, “Kalian mau liburan brapa hari?” Dengan sangat pedenya saya teriak dari belakang, “3 hari 2 malem!” Si Mbik sempet kaget denger saya ngomong gitu. Kenapa dia kaget? Karena dia pikir saya anak kecil yang pasti nggak dibolehin orang tua pergi lama-lama (kamu salah Mbik! :p). Dan atas usulan saya itu, anak-anak setuju.

Tibalah saatnya kami berangkat ke sana. Ngumpul dulu di rumah Rani jam 8. Tapi akhirnya berangkat jam 9 gara-gara nungguin Vesti sama Akbar yang lamaaaaaa bgt.
Di bus kehebohan dimulai, gara-gara pak sopirnya muter CD MP3 yang isinya KangenBand, ST12, Wali, dan semacamnya.. Vesti langsung teriak-teriak. Seperti kita tau, dia geli bgt denger lagunya ST12, hehe. Sekedar info, lagu yang lumayan cuma D’Masiv :D

Sampai Malang, kami nggak langsung ke villa. Mampir dulu ke Pasar Songgoriti buat beli berkilo-kilo jagung & mentega, plus foto-foto tentunya, hehe.
Abis gitu langsung melucur ke villa.

Villanya enaaaaaak bgt. Lengkap. Letaknya di depan Hotel Purnama. Viewnya, udaranya subhanallah enak bgt.Villa ini punya 2 lantai. 2 kamar besar di lantai bawah buat yang cowok. 3 kamar sedang di lantai atas buat yang cewek. Setiap kamar punya kamar mandi dan 2 tempat tidur. Di halaman belakang ada kolam renang dan semacam joglo kecil di sebelahnya. Pada intinya, villa ini bikin betah. :)

Sore hari, pas kami ngerasa mulai kedinginan sampai pada bikin teh anget buat menghangatkan badan. Eh, tidak diduga Mbik njebur kolam yang airnya dingin banget itu. Tante sempet bilang, “Bukan Mbik namanya kalau nggak kontroversial” :p

Habis gitu kami nonton film “Wanted”. Filmnya aneh banget sebenernya. Awalnya saya kira keren, film action gitu. Tapi ternyata aneh, pelurunya bisa belok-belok. Sangat tidak masuk akal, haha. Tapi nggak papa lah. Lumayan.
Malam itu rencananya kami mau ke BNS (Batu Night Spectaculer,red.). Tapi karena hujan gerimis romantis yang nggak abis-abis itu, kami pun memutar rundown. Malam itu dipakai bakar-bakar jagung. Abis makan malam dan sholat Isya’, kami turun ke kolam bawah. Di joglo kecil yang dihiasi lampu-lampu bola itu kami bakar-bakar jagung sambil gitaran dan nyanyi-nyanyi. Sambil foto-foto juga pastinya ^^

Sekitar jam setengah 11 saya dan Rani masuk ke kamar. Dengerin lagunya Vidi Aldiano-Cinta Jangan Kau Pergi. Mungkin karena saking menghayatinya kami langsung ketiduran dengan music player hape yang masih nyala, hehe. Saya nggak tau anak-anak yang lain ngapain malam itu. Katanya sih ada yang foto-foto di tengah jalan. Ada juga yang beli nasi goreng.

Besoknya, pagi-pagi abis sholat shubuh, Mbik njebur LAGI ke kolam yang dinginnya nggak karuan itu, dan akhirnya disusul cowok-cowok yang laen. Wuw. Yang cewek-cewek pada nyiapin makanan di dapur. Ada yang nonton TV. Ada juga yang pada mandi, siap-siap ke Jatim Park.

Jam 9 kami meluncur ke Jatim Park. Beli tiket dan masuk. Dalam perjalanan ke arena permainan, kami harus lewat ruang biologi, fisika, dkk. Di situ kami foto-foto sampai memblokade jalan, hehe.
Okee, waktunya maen. Anak-anak pada naek Tornado yang sangat memacu jantung dan adrenalin. Tapi jujur saya akui, saya nggak berani. Jantung saya nggak kuat. Takut kalo tiba-tiba pingsan, hehe.
Akhirnya saya cuma masuk ke tempat-tempat yang sifatnya berpetualang. hoho.

Jam 4, waktunya pulang. Tapi Novita, saya, Vivin, Gerda, Papi, Odit, Akbar, nyangkut di Bird Park gara-gara makanan kita nggak dateng-dateng. Wuw. Apalagi aku kalo makan lamaaaaa bgt. Ya sudaaahh. Anak-anak menunggu. Maaf ya kawan.. Udah gitu pas turun, mau keluar, tante minta tolong ke mushola dulu buat ngambil jaketnya yang ketinggalan. Akhirnya kami nyantol lagi.. Nungguin yang ikhwan-ikhwan itu sholat..
Kembali ke bus.. Takut anak-anak marah. Tapi ternyata nggak — Alhamdulillah :)

Abis gitu kita ke BNS.. Wah ternyata keren bgt.. Viewnya subhanallah. Lampu-lampunya indah bgt. Permainannya juga nggak kalah seru..
Saya sama temen-temen yang cewek-cewek pada naek “Kursi Terbang”. Ada yang tau? Pokoknya semacam kursi yang digantung trus di puter-puter. Tinggi bgt. hehe.
Trus ke foodcourt, makan.. Tempat foodcourtnya enak. — Thanks to Bapak Operatornya yang muter lagu-lagu jazz. ^^v

Abis makan maen lagi. Masuk 4D Cinema. Keren bgt, hehe. Suara saya habis, teriak-teriak di tempat itu.. Abis gitu naek speda angin berdua sama Andini.. Enak adem. Bisa liat BNS dari atas..
Terus balik ke foodcourt, liat pertunjukan air sama lampu-lampu. Tapi sayang, lagu yang diputar — Kucing Garong. Wew..

Jam 9 malem kami balik ke villa. Nonton film Trans TV sampai malem. Bersih-bersih dapur sama ruang tengah. Nyapu ngepel. Trus ngobrol sama Tante, Vivin, Novita di kamar ngributin masalah lemari, kasur, dan gorden.. Buat mami, maaf mengganggu tidurmu waktu itu. hahaha. Jam 1 malem saya tidur di sbelah tante, hehe.

Bangun jam 5 pagi, membangunkan anak-anak sevilla buat sholat Shubuh. Pagi itu jauh lebih dingin dari sbelumnya. Semua anak jadi males mandi. Anak-anak pada maen uno toletan bedak basah dan maen blackjack toletan arang bekas bakar jagung. Hahaha.

Beberapa yang cewek-cewek termasuk saya masak di belakang. Masak cap cay + telur dadar. Enaaaaak. Trus mandi, sarapan, siap-siap pulang..

Di jalan mampir dulu ke Bakpo Telo, beli oleh-oleh, Sholat Dhuhur, trus ditraktir tante makan pangsit mie telo.. Enak sih, tapi karena warnanya yang ungu saya jadi nggak nafsu. Akhirnya mie saya dimakan Mbik dan setelah itu Mbik mengaku kepada saya, “Cha, aku ngelu. Sawangane aku mendhem telo iki” = (“Cha, aku pusing. Kayaknya aku mabuk telo ini”). Hahaha. Baru tahu saya ada mabuk bernama mabuk telo. But anyway, makasi tante traktirannya :)

Melanjutkan perjalanan ke Surabaya, banyak yang kecapekan dan tidur. Saya nggak bisa tidur gara-gara Firda, Vesti, Renno ribut-ribut di sekitar saya. Mereka maenan gelembung trus ditiup ke anak-anak yang lagi tidur. Haha. — Ya Allah, ampunilah mereka :)

Sampai rumah Rani lagi, nunggu jemputan.. Ketawa-ketiwi bareng anak-anak yang belum dijemput. Akhirnya ibuk datang bawa motor. Menjemput saya. Dan saya sampai rumah lagi.. Alhamdulillah

Jujur, saya sangat mencintai setiap detik bersama kalian.
Thanks for the beautiful memories, kawan… :)

>.<

Lihat juga cerita lainnya dari Afina Ray di sini :)

Ultah Master P_9ASUS — copy note facebook

Smala, 10 maret 2009

Tanggal 9 adalah ulang tahunnya Bahalwan “balbalan” Apriansyah, ketua kelas X-9 (kelasku tercinta hahaha). Tapi berhubung tanggal 9 itu hari libur (hari Maulid Nabi), jadinya dia merasakan “penderitaan” hari Selasa tanggal 10 Maret 2009.

“Derita”nya dimulai sejak dia nyampe sekolah. Si absen 33 uda melancarkan serangan ke Bahalwan dengan nyembunyiin wadah minumnya di meja guru. hahaha
Si absen 33 juga yg nyembunyiin kotak pensilnya Bahalwan ke kelas X-8 (yang waktu itu lagi kosong karna anak-anaknya lagi ke lab.komp). Dan aku melihat kelakuan temanku itu sambil ketawa puas :D
Dan bodohnya Bahalwan nggak sadar kalo barang-barangnya udah pada hilang ditelan bumi ;p

Waktu Bahalwan lagi kluar kelas, anak-anak mulai corat-coret papan tulis. Dengan alasan : hari ini hari Selasa dan Bahalwan jadwalnya piket. Jadi dia yg harus menghapus papan tulis itu, hahaha.
Pas bahalwan lagi menghapus papan tulis dengan sabarnya, anak-anak mulai teriak dari belakang, termasuk saya.
“Bahalwan, itu masih ada yang kotor”
“Bahalwan, kamu kesinio skarang taaa”
“Bahalwan, tugas kimia ini lhooo, gimana se kamu itu?”
Intinya, Bahalwan dibuat sesibuk dan seribet mungkin.

Ternyata dia sadar kalo dia dikerjain. Dia bertanya dengan polosnya ke absen 33, “Kamu mau ngerjain aku ya?”

Haaaaaaahh? Pede bgt kaaaaan?

Karna ulahnya yg kepedean ituu, kita berencana untuk ngerjain dia separah mungkin sampe dia bener-bener marah, hahaha :D

Okee, penderitaannya berlanjut.
Waktu pelajaran Matematika, Bu Wahyu, guru Matematika kita yg baik hati dan tidak sombong itu, mau membantu kita ngerjain Bahalwan dengan senang hati. hahaha :D
Bu Wahyu nyuruh Bahalwan ngerjain beberapa soal matematika yg susah bgt.
Karna Bahalwan gak lancar ngerjainnya, alhasil Bu Wahyu yang jarang marah ini jadi marah-marah terus ke Bahalwan.
Kasian juga ngeliat Bahalwan :p

Waktu udah slese ngerjain soal itu, Bu Wahyu ngucapin selamat ulang tahun dan si absen 17 mengeluarkan kue tart warna oranye (warna kebanggaan P_GASUS hahaha).
Dan pesta dimulai..
Anak-anak mulai heboh dengan kuenya dan….
Kita semua tolet-toletan krim nya kue tart itu.
Ada yg kena pipi sampe ada yang kena jilbab.
Yang terparah tetap Bahalwan, bajunya kotor semua hahaha

Apakah penderitaan berakhir? tentu TIDAK.
Pas plajaran komputer, entah kenapa lab. komp nya dikunci, alhasil kita semua meng-geje ria.
Banyak anak yang akhirnya ke kantin, termasuk aku, tapi tanpa bahalwan.
Di sana kita mulai membuat rencana jahat, hehe.
Kita urunan beli okky jelly drink macem-macem rasanya.
Dari anggur, jeruk, stroberi, semua dicampur jadi satu.
Dikocok di tempat minumku.
Campuran laknat itu untuk apa? untuk nyiram Bahalwan.
Anak-anak (tidak termasuk aku) menggiring bahalwan ke kamar mandi belakang kelasku.
dan…

byooooooorrr
Bahalwan keluar dengan baju berlumuran okky jelly drink :D
Puaas sekali melihatnya hahahaha

Apa penderitaan sudah berakhir? BELUM
Kita turun ke perpustakaan dan Odit pura-pura hapenya raib entah kemana.
Dan tentu saja semua tuduhan dialamatkan ke Bahalwan.
Kenapa? Karna Bahalwan orang terakhir yang pinjem hapenya Odit (sial nian dirimu Bahalwan :D)
Padahal kami semua cuma pura-pura, karna sebenarnya hape itu dibawa Odit sendiri.
Sampai akhirnya Bahalwan dan kami semua pulang, hape Odit yang “hilang” itu masih tetap “belum ketemu”.

Sadarlah kawan, kalian benar-benar brutal :D
Orang-orang gila yang berkumpul jadi satu
di sebuah ruang kelas X-9

Bahalwan, maafkan anak-anakmu ini yaa :)
wish you all the best ~
:)

Keluarga P_9ASUS

Dari SMP Negeri 1 Surabaya berlanjut ke SMA Negeri 5 Surabaya. Setelah mengikuti Perisai 2008 saya masuk ke kelas X-9. Waktu itu sih nggak tau kalau ternyata di Smala ada kelurga generasi. Ya, saya masuk kelas X-9, itu artinya saya masuk ke dalam keluarga generasi 9 yang selama ini bernama LASSO (Laskar Songo, red.)

Dan saya juga nggak tau kalau di Smala itu tiap tahun ada “cheerliar”. Cheerliar itu kayak cheerleader tapi versi cowok.  Cheerliar ini juga -katanya sih- membawa nama gen. Jadi kalau kita bisa menang, berarti itu adalah kemenangan LASSO juga. Semua cowok dalam satu kelas HARUS ikut serta. Nah yang cewek bertugas mempersiapkan. Alhasil, kami yang jangankan untuk kompak, hafal namanya aja belum, agak kebingungan mempersiapkan semuanya. Dari pompom, gerakan, kostum, ribet banget deh nyiapinnya.

Waktu mau pesen kostum (baju kelas), kita anak-anak sekelas membuat forum, mencari nama apa yang bagus buat kelas kita. Dan tercetuslah nama P_9ASUS. Kepanjangannya Pasukan Gaul Spuluh Songo. Ya, biarin deh sok narsis nganggep diri sendiri gaul :p

Alhamdulillah, kami punya mbak-mas gen yang baeeeeeeek banget. Sabar banget sama kita. Mereka mau membantu tanpa diminta.  Dan akhirnya, selama sebulan kita latihan, hari itu datang. Cheerliar tampil. Euforianya masih terasa. Kita semua all out banget. Supporternya ada kelas X-9 yang cewek, kelas XI IA 9 aka Popeye, kelas XII IA 9 aka Balsem, dan alumni Lasso juga ikut menyaksikan Cheerliar tampil.

Alhamdulillah banget, kita dapat Juara II. Nggak sia-sia lah perjuangan dan pengorbanan kita semua. Semenjak cheerliar itu, kami semua jadi sangat kompak. Semuanya dilakuin bareng-bareng terus. Bahkan waktu acara Cereal ada lomba Senam yang harus diikuti minimal 20 orang dari tiap kelas. Tapi karena anggota P_9ASUS ini udah terbiasa bareng, akhirnya kita semua satu kelas memutuskan ikut lomba itu. Meskipun kalah, tapi kita seneng banget. Terbukti dengan terkumpulnya foto-foto kita waktu latihan di Cak Durasim :p

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 491 other followers